PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Persamaan dasar akuntansi adalah sistematika
pencatatan yang menggambarkan suatu hubungan yang ada pada perusahaan, yaitu
pengaruh transaksi terhadap posisi keuangan perusahaan yang meliputi aset
dengan sumber dananya. Aset yang diperoleh dari pemilik perusahaan disebut
modal (ekuitas), sedangkan harta yang diperoleh dari pihak lain disebut
kewajiban (liabilities).
Konsep persamaan dasar akuntansi adalah hal yang
paling mendasar dari struktur akuntansi. Hal ini dikarenakan semua pencatatan
transaksi hingga berbentuk laporan keuangan berangkat dari konsep ini. Dengan
konsep inilah kita dapat mengetahui pengaruh dari suatu transaksi terhadap
posisi keuangan.
A. UNSUR-UNSUR POKOK PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Unsur-unsur
pokok dari persamaan dasar akuntansi adalah:
1. Aset (Assets)
Aset adalah semua kekayaan yang dimiliki
oleh perusahaan, yang dapat dinilai dengan uang dan digunakan dalam operasi
perusahaan. Menurut SAK, aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan
sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi dimasa
depan diharapkan akan diperoleh perusahaan.
Berdasarkan
SAK, aset diklasifikasikan menjadi dua (2):
a. Aset lancar (Current
Assets), antara lain: kas (cash),
surat berharga (marketable securities),
piutang dagang (accounts receivable),
piutang wesel (notes receivable),
pendapatan yang masih harus diterima (accrued
receivable), beban yang dibayar dimuka (prepaid
expense), perlengkapan (supplies),
persediaan barang dagangan (merchandise
inventory).
b Aset tidak lancar (Non-Current Assets)
Aset tidak lancar mencakup:
1) Aset tetap (fixed
assets), seperti tanah (land),
gedung/bangunan (building), mesin (machinery), peralatan (equipment).
2) Aset tak berwujud (intangible assets), seperti Goodwill,
hak paten, hak cipta, merek dagang, hak sewa, franchise.
3) Aset keuangan yang bersifat jangka panjang,
seperti investasi jangka panjang (long
term investment).
2. Liabilitas
Menurut SAK, liabilitas merupakan utang
perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, penyelesaiannya
diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang
mengandung manfaat ekonomi.
Berdasarkan
SAK, liabilitas diklasifikasikan menjadi dua (2):
a. Liabilitas jangka pendek (current liabilities)
Liabilitas jangka pendek adalah utang/kewajiban
yang jangka waktu pelunasannya kurang dari satu (1) tahun. Contohnya: utang
dagang (accounta payable), utang
wesel (notes payable), penghasilan
diterima dimuka (unearned revenue).
b. Liabilitas jangka panjang (long term liabilites)
Liabilitas jangka panjang adalah
utang/kewajiban yang jangka waktu pelunasannya lebih dari satu (1) tahun.
Contohnya: utang hipotik (mortgage
payable), utang obligasi (bonds
payable), hutang bank (bank loan).
3. Ekuitas (equity)
Menurut SAK, ekuitas adalah hak residual
atas aset perusahaan setelah dikurangi semua liabilitas.
4. Penghasilan (income)
Menurut SAK, definisi penghasilan (income) meliputi baik pendapatan (revenues) maupun keuntungan (gains). Pendapatan timbul dalam
pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa dan dikenal dengan sebutan yang
berbeda seperti penjualan, penghasilan jasa, bunga, dividen, royalti, dan sewa.
Sementara keuntungan meliputi laba penjualan aset tetap (gain on sales of fixed assets), revaluasi sekuritas yang dapat
dipasarkan, kenaikan jumlah aset jangka panjang.
5. Beban (expense)
Menurut SAK, beban mencakup baik
kerugian maupun beban yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas perusahaan yang
biasa. Beban yang timbul dalam
pelaksanaan aktivitas perusahaan yang biasa meliputi, beban pokok penjualan,
gaji, dan penyusutan. Sementara kerugian meliputi rugi penjualan aset tetap (loss on sales of fixed assets), kerugian
yang timbul karena bencana alam, kerugian yang timbul dari pengaruh kenaikan
kurs valuta asing dalam hubungannya dengan pinjaman perusahaan dalam mata uang
tersebut.
B. BENTUK PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Persamaan dasar akuntansi memiliki
bentuk sebagai berikut:
C. PENCATATAN TRANSAKSI KEUANGAN KEDALAM
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Transaksi mengakibatkan bertambah atau
berkurangnya beberapa komponen pada persamaan dasar akuntansi. Setiap
pencatatan transaksi harus memperhatikan keseimbangan jumlah disisi aset dan
disisi liabilitas+ekuitas.
Pencatatan transaksi keuangan kedalam
persamaan dasar akuntansi dapat diilustrasikan sebagai berikut (soal dikutip
dari buku Akuntansi Dasar karangan Dwi Harti, penerbit Erlangga):
*pencatatan
transaksi dalam ribuan rupiah. Pembuatan kolom pada penjelasan ini dibuat
sesuai transaksi untuk memudahkan pemahaman. Pada setiap kolom dinamai dengan
nama akun sesuai transaksi. Akun adalah suatu media akuntansi untuk mencatat
transaksi keuangan yang mengakibatkan perubahan aset, liabilitas, ekuitas,
penghasilan, dan beban.
2 Agustus 2016,
|
Fajarsari
memutuskan untuk mendirikan perusahaan perseorangan dibidang jasa salon
dengan nama “Salon Gemini”. Untuk itu, Fajarsari menanamkan uangnya ke salon
sebesar Rp 60.000.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya pembentukan aset perusahaan berupa KAS (CASH)
karena yang diserahkan Fajarsari berupa uang. Kas perusahaan pada sisi aset
bertambah, begitu pula dengan Modal Fajarsari pada sisi ekuitas bertambah.
Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa
pada masing-masing sisi jumlahnya sama,yaitu Rp60.000.000,00.
4 Agustus 2016,
|
membayar
sewa kantor untuk 2 tahun sebesar Rp30.000.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan komposisi aset tanpa mengubah
jumlahnya. Karena perusahaan membayar sewa kantor untuk 2 tahun, maka
mengakibatkan uang perusahaan berkurang, dalam hal ini adalah KAS (Cash), dan mengakibatkan penambahan pada
SEWA DIBAYAR DIMUKA (Prepaid Rent), masing-masing
sebesar Rp30.000.000,00. Kedua-duanya berada pada sisi aset. Dalam bentuk
persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 4 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama,yaitu Rp0,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan jumlah
yang sama juga, yaitu Rp60.000.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi ekuitas.
5 Agustus 2016,
|
membeli
peralatan Rp25.000.000,00 dari Toko Mataram Sakti Semarang dengan membayar
Rp10.000.000,00; sisanya secara kredit.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan komposisi aset dengan mengubah
jumlahnya dan mengakibatkan adanya penambahan pada sisi liabilitas. Karena
perusahaan membeli peralatan dengan pembayaran sebagian, maka mengakibatkan
uang perusahaan berkurang sebesar yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash) berkurang sebesar Rp10.000.000,00;
dan PERALATAN (Equipment) bertambah
sebesar Rp25.000.000,00; kedua-duanya berada pada sisi aset. Sementara pada
sisi liabilitas, UTANG USAHA (Accounts
Payable) bertambah sebesar yang belum dibayarkan, yaitu Rp15.000.000,00 Dalam
bentuk persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 5 jumlah pada sisi aset dan liabilitas
sama,yaitu Rp15.000.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan jumlah
yang sama juga, yaitu Rp75.000.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi liabilitas+ekuitas.
8 Agustus 2016
|
membeli
perlengkapan sebesar Rp3.750.000,00 dari Toko Chandra Bridal Semarang dengan
membayar Rp1.250.000,00; sisanya secara kredit.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan komposisi aset dengan mengubah
jumlahnya dan mengakibatkan adanya penambahan pada sisi liabilitas. Karena
perusahaan membeli perlengkapan dengan pembayaran sebagian, maka mengakibatkan
uang perusahaan berkurang sebesar yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash) berkurang sebesar Rp1.250.000,00;
dan PERLENGKAPAN (Supplies) bertambah
sebesar Rp3.750.000,00; kedua-duanya berada pada sisi aset. Sementara pada sisi
liabilitas, UTANG USAHA (Accounts Payable)
bertambah sebesar yang belum dibayarkan, yaitu Rp2.500.000,00 Dalam bentuk
persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 8 jumlah pada sisi aset dan
liabilitas sama,yaitu Rp2.500.000,00. Sementara itu, pada baris saldo
menunjukkan jumlah yang sama juga, yaitu Rp77.500.000,00, baik pada sisi aset
maupun sisi liabilitas+ekuitas.
10 Agustus 2016,
|
jumlah
penghasilan salon hari ini yang diterima tunai sebesar Rp3.750.000,00;
sedangkan yang masih berupa tagihan sebesar Rp2.500.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan komposisi aset dengan mengubah
jumlahnya dan mengakibatkan adanya penambahan pada sisi ekuitas. Karena
perusahaan menerima penghasilan salon secara tunai dan kredit, maka
mengakibatkan uang perusahaan bertambah sebesar yang diterima, dalam hal ini
adalah KAS (Cash) bertambah sebesar
Rp3.750.000,00; dan PIUTANG USAHA (Accounts
Receivable) juga bertambah sebesar Rp2.500.000,00; kedua-duanya berada pada
sisi aset. Sementara pada sisi ekuitas, MODAL FAJARSARI (Fajarsari’s Capital) bertambah sebesar jumlah tunai dan kredit,
yaitu Rp6.250.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah sebagai
berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 10 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp6.250.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp83.750.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
12 Agustus 2016,
|
membayar
utang kepada Toko Mataram Sakti Semarang atas pembelian peralatan pada 5
Agustus 2016 sebesar Rp2.500.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan liabilitas. Karena
perusahaan membayar utang, maka mengakibatkan uang perusahaan berkurang sebesar
yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash)
berkurang sebesar Rp2.500.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi
liabilitas, UTANG USAHA (Accounts Payable)
juga berkurang sebesar Rp2.500.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi
adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 12 jumlah pada sisi aset dan
liabilitas sama, yaitu Rp2.500.000,00. Sementara itu, pada baris saldo
menunjukkan jumlah yang sama juga, yaitu Rp81.250.000,00, baik pada sisi aset
maupun sisi liabilitas+ekuitas.
15 Agustus 2016,
|
menerima
tagihan dari debitur yang menggunakan jasa salon tanggal 10 Agustus 2016
sebesar Rp1.000.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan komposisi aset tanpa mengubah
jumlahnya. Karena perusahaan menerima tagihan/pembayaran piutang, maka
mengakibatkan uang perusahaan bertambah, dalam hal ini adalah KAS (Cash), dan mengakibatkan pengurangan
pada PIUTANG USAHA (Accounts Receivable),
masing-masing sejumlah Rp1.000.000,00. Kedua-duanya berada pada sisi aset.
Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 15 jumlah pada sisi aset dan
liabilitas+ekuitas sama, yaitu Rp0,00. Sementara itu, pada baris saldo
menunjukkan jumlah yang sama juga, yaitu Rp81.250.000,00, baik pada sisi aset
maupun sisi liabilitas+ekuitas.
17 Agustus 2016,
|
membayar
utang kepada Chandra Bridal atas pembelian perlengkapan pada 8 Agustus 2016
sebesar Rp1.000.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan liabilitas. Karena
perusahaan membayar utang, maka mengakibatkan uang perusahaan berkurang sebesar
yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash)
berkurang sebesar Rp1.000.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi
liabilitas, UTANG USAHA (Accounts Payable)
juga berkurang sebesar Rp1.000.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi
adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 17 jumlah pada sisi aset dan
liabilitas sama, yaitu Rp1.000.000,00. Sementara itu, pada baris saldo
menunjukkan jumlah yang sama juga, yaitu Rp80.250.000,00, baik pada sisi aset
maupun sisi liabilitas+ekuitas.
20 Agustus 2016,
|
Fajarsari
mengambil untuk keperluan pribadi sebesar Rp2.000.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan ekuitas. Karena Fajarsari
(pemilik perusahaan) mengambil sejumlah uang untuk keperluan pribadi, maka
mengakibatkan uang perusahaan berkurang sebesar yang dibayarkan, dalam hal ini
adalah KAS (Cash) berkurang sebesar
Rp2.000.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi ekuitas, MODAL FAJARSARI (Fajarsari’s Capital) juga berkurang
sebesar Rp2.000.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah sebagai
berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 20 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp2.000.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp78.250.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
22 Agustus 2016,
|
membayar
iklan pada harian Suara Merdeka sebesar Rp250.000,00 yang akan terbit minggu
ini.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan ekuitas. Karena
perusahaan membayar iklan, maka mengakibatkan uang perusahaan berkurang sebesar
yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash)
berkurang sebesar Rp250.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi ekuitas, MODAL
FAJARSARI (Fajarsari’s Capital) juga
berkurang sebesar Rp250.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah
sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 22 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp250.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp78.000.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
25 Agustus 2016,
|
jumlah
penghasilan sejak 11 Agustus 2016 sampai hari ini yang diterima tunai sebesar
Rp7.750.000,00; sedangkan penghasilan hari ini yang masih berupa tagihan
sebesaar Rp2.500.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan komposisi aset dengan mengubah
jumlahnya dan mengakibatkan adanya penambahan pada sisi ekuitas. Karena
perusahaan menerima penghasilan salon secara tunai dan kredit, maka
mengakibatkan uang perusahaan bertambah sebesar yang diterima, dalam hal ini
adalah KAS (Cash) bertambah sebesar
Rp7.750.000,00; dan PIUTANG USAHA (Accounts
Receivable) juga bertambah sebesar Rp2.500.000,00; kedua-duanya berada pada
sisi aset. Sementara pada sisi ekuitas, MODAL FAJARSARI (Fajarsari’s Capital) bertambah sebesar jumlah tunai dan kredit,
yaitu Rp10.250.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah sebagai
berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 25 jumlah
pada sisi aset dan ekuitas sama, yaitu Rp10.250.000,00. Sementara itu, pada
baris saldo menunjukkan jumlah yang sama juga, yaitu Rp88.250.000,00, baik pada
sisi aset maupun sisi liabilitas+ekuitas.
26 Agustus 2016,
|
membayar
gaji pegawai salon untuk bulan Agustus 2016 sebesar Rp2.000.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan ekuitas. Karena
perusahaan membayar gaji pegawai, maka mengakibatkan uang perusahaan berkurang
sebesar yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash) berkurang sebesar Rp2.000.000,00 pada sisi aset. Sementara
pada sisi ekuitas, MODAL FAJARSARI (Fajarsari’s
Capital) juga berkurang sebesar Rp2.000.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar
akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 26 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp2.000.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp86.250.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
28 Agustus 2016,
|
membayar
utang kepada Toko Mataram Semarang atas pembelian peralatan pada 5 Agustus
2016 sebesar Rp2.500.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan liabilitas. Karena
perusahaan membayar utang, maka mengakibatkan uang perusahaan berkurang sebesar
yang dibayarkan, dalam hal ini adalah KAS (Cash)
berkurang sebesar Rp2.500.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi
liabilitas, UTANG USAHA (Accounts Payable)
juga berkurang sebesar Rp2.500.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi
adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 28 jumlah pada sisi aset dan
liabilitas sama, yaitu Rp2.500.000,00. Sementara itu, pada baris saldo
menunjukkan jumlah yang sama juga, yaitu Rp83.750.000,00, baik pada sisi aset
maupun sisi liabilitas+ekuitas.
29 Agustus 2016,
|
jumlah
penghasilan tunai sejak 26 Agustus 2020 sampai hari ini sebesar
Rp4.250.000,00.
|
Analisa transaksi:
Transaksi
tersebut mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan ekuitas. Karena
perusahaan menerima penghasilan salon secara tunai, maka mengakibatkan uang
perusahaan bertambah sebesar yang diterima, dalam hal ini adalah KAS (Cash) bertambah sebesar Rp4.250.000,00.
Sementara pada sisi ekuitas, MODAL FAJARSARI (Fajarsari’s Capital) bertambah sebesar Rp4.250.000,00 Dalam bentuk
persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 29 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp4.250.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp88.800.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
30 Agustus 2016,
|
perlengkapan
yang masih ada di gudang senilai Rp1.250.000,00.
|
Analisa transaksi:
Pada
transaksi ini perusahaan melakukan penyesuaian terhadap jumlah perlengkapan
yang terdapat pada catatan perusahaan (persamaan dasar akuntansi). Oleh karena
itu, transaksi ini akan mengakibatkan nilai
perlengkapan yang ada di perusahaan berkurang sebesar yang telah digunakan. Untuk
mengetahui besarnya nilai perlengkapan yang telah digunakan kita harus
mengetahui dulu saldo akhir perlengkapan.
Dari
persamaan dasar akuntansi pada tanggal 29 Agustus 2016 diketahui bahwa saldo
PERLENGKAPAN sebesar Rp3.750.000,00. Dari transaksi tanggal 30 Agustus 2016
diketahui perlengkapan yang masih ada di gudang senilai Rp1.250.000,00. Dengan
demikian, perlengkapan yang telah terpakai selama bulan Agustus 2016 dan sudah
menjadi beban adalah sebesar Rp2.500.000,00 (Rp3.750.000,00 – Rp1.250.000,00).
Transaksi
ini mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan ekuitas. Dalam hal ini
adalah PERLENGKAPAN (Supplies)berkurang
sebesar Rp2.500.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi ekuitas, MODAL
FAJARSARI (Fajarsari’s Capital) juga
berkurang sebesar Rp2.500.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah
sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 30 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp2.500.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp85.500.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
30 Agustus 2016,
|
penyusutan
peralatan untuk bulan ini ditetapkan sebesar Rp250.000,00.
|
Analisa transaksi:
Pada
transaksi ini perusahaan melakukan penyesuaian terhadap nilai peralatan yang
dimiliki perusahaan. Peralatan merupakan aset tetap yang tidak kelihatan
habisnya. Jika kamu mempunyai meja di rumah tentunya kamu bisa melihat bahwa
meja yang kamu miliki tersebut mulai dari pertama kali dibeli sampai saat ini
bentuknya masih sama. Akan tetapi meja kamu itu tidak lagi memiliki nilai yang
sama. Misalkan, meja itu kamu beli seharga Rp500.000,00 satu tahun yang lalu,
pada saat kamu menjualnya sekarang harganya pasti tidak lagi Rp500.000,00,
tetapi kurang dari Rp500.000,00. Nah, penurunan nilai inilah yang harus
perusahaan catat.
Transaksi
ini tidak akan mengakibatkan nilai peralatan
yang ada di perusahaan berkurang secara langsung, oleh karena itu kita
membutuhkan suatu akun khusus untuk menampung penurunan nilai tersebut, yaitu
akun AKUMULASI PENYUSUTAN PERALATAN (Equipment
Accumulated Depreciation). Untuk mengetahui besarnya penurunan nilai aset
tetap perusahaan akan menggunakan metode tertentu.
Dari
transaksi tanggal 30 Agustus 2016 diketahui penyusutan peralatan untuk bulan ini ditetapkan sebesar
Rp250.000,00. Transaksi ini mengakibatkan adanya perubahan pada sisi
aset dan ekuitas. Dalam hal ini adalah AKUMULASI PENYUSUTAN PERALATAN bertambah
sebesar Rp250.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi ekuitas, MODAL
FAJARSARI (Fajarsari’s Capital)
berkurang sebesar Rp250.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar akuntansi adalah
sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 30 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp250.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp85.250.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas. Meskipun akumulasi penyusutan peralatan terletak disisi
aset, penulisan jumlah pada akun ini tidak sama dengan akun aset lainnya. Untuk
penambahan pada akun akumulasi penyusutan haruslah ditulis menggunakan tanda
min (-). Hal ini dikarenakan setiap penambahan jumlah akumulasi penyusutan
sesungguhnya adalah pengurangan nilai aset tetap.
30 Agustus 2016,
|
beban
sewa untuk bulan ini sebesar Rp1.250.000,00.
|
Analisa transaksi:
Pada
transaksi ini perusahaan melakukan penyesuaian terhadap jumlah sewa yang sudah
dibayarkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, transaksi ini akan mengakibatkan nilai akun Sewa Dibayar Dimuka berkurang
sebesar yang telah digunakan.
Dari
transaksi tanggal 30 Agustus 2016 diketahui beban sewa untuk bulan ini sebesar Rp1.250.000,00.
Transaksi ini mengakibatkan adanya perubahan pada sisi aset dan ekuitas. Dalam
hal ini adalah SEWA DIBAYAR DIMUKA (Prepaid
Rent)berkurang sebesar Rp1.250.000,00 pada sisi aset. Sementara pada sisi
ekuitas, MODAL FAJARSARI (Fajarsari’s
Capital) juga berkurang sebesar Rp1.250.000,00 Dalam bentuk persamaan dasar
akuntansi adalah sebagai berikut:
*perhatikan bahwa pada tanggal 30 jumlah pada sisi aset dan
ekuitas sama, yaitu Rp1.250.000,00. Sementara itu, pada baris saldo menunjukkan
jumlah yang sama juga, yaitu Rp84.000.000,00, baik pada sisi aset maupun sisi
liabilitas+ekuitas.
Berikut
adalah persamaan dasar akuntansi “SALON GEMINI” secara lengkap:
Untuk video penjelasan mengenai unsur dan bentuk persamaan dasar akuntansi, silakan simak video berikut:
Untuk video penjelasan mengenai penginputan transaksi kedalam persamaan dasar akuntansi, silakan simak video berikut:

Komentar
Posting Komentar